• Sekar Jenaka & Wanda Anyar-an: Bentuk Karya Inovatif yang Bertransformasi Menjadi Karya Tradisi

    Dalam khazanah karawitan Sunda, kiprah kreatif Koko Koswara (Mang Koko) menandai sebuah fase penting ketika inovasi musikal tidak hanya menghasilkan bentuk artistik baru, tetapi juga bertransformasi menjadi tradisi yang mendapat legitimasi sosial. Fenomena sekar jenaka dan wanda anyaran menjadi dua representasi utama dari proses tersebut. Untuk membaca transformasi ini secara akademik, diperlukan kerangka teoretis tentang hubungan antara…

  • Menelaah Kausalitas Antara Komposer, Komposisi, dan Musisi

    Kausalitas merupakan prinsip dasar yang menyatakan bahwa setiap peristiwa atau fenomena terjadi karena adanya hubungan sebab dan akibat. Dalam tradisi filsafat, konsep ini digunakan untuk menjelaskan bagaimana sesuatu dapat muncul, berubah, atau memiliki makna melalui rangkaian penyebab yang saling terkait, tidak hanya menyoroti penyebab pertama, tetapi juga bagaimana setiap unsur dalam suatu sistem memengaruhi keseluruhan…

  • Otto Sidharta dan Jejak Eksperimen Musik Elektronik Nusantara

    Dalam sejarah perkembangan musik elektronik Indonesia, nama Otto Sidharta menempati posisi yang istimewa dan fundamental. Ia bukan hanya dikenal sebagai salah satu pionir dalam bidang ini, tetapi juga sebagai komponis yang berhasil mempertemukan teknologi bunyi dengan kesadaran etnografis dan spiritualitas Nusantara. Lahir di Bandung pada 1955, ia adalah Lulusan Institut Kesenian Jakarta dan Sweenlick Conservatorium Amsterdam,…

  • ASMAT DREAM: Gagasan Pembaruan Musik Tradisi sebagai Lahan Eksperimen Komposer Sunda Era 1989

    https://www.discogs.com/release/10731860-Suhendi-Afryanto-Dody-Satya-Ekagustdiman-Harry-Roesli-Nano-S-Asmat-Dream-New-Music-Indonesia-Vol-1-S Dirilis pada tahun 1989 oleh label internasional Lyrichord Discs Inc. (New York,US), diproduseri oleh Jody Diamond dan Larry Polansky album Asmat Dream: New Music Indonesia, Vol. 1 (Sunda) menjadi tonggak penting dalam sejarah musik kontemporer Indonesia. Album ini bukan sekadar dokumentasi bunyi, melainkan sebuah pernyataan estetik dan intelektual tentang bagaimana musik tradisi dapat diperbaharui, diolah, dan ditempatkan…

  • Mengapa Istilah Kawih,Tembang dan Cianjuran Perlu Diluruskan?

    Dalam perkembangan wacana kesenian Sunda, dua istilah yang kerap digunakan secara tumpang tindih adalah kawih dan tembang dan definisi antara keduanya sering kali disalahpahami. Isu ini juga menjadi salah satu fokus kajian Dian Hendrayana dkk. dalam artikel berjudul “Pelurusan Istilah Kawih, Tembang, dan Cianjuran” yang terbit pada tahun 2020 di Jurnal Panggung. Sebagaimana dijelaskan dalam artikelnya, “kekeliruan…

  • MANG KOKO: Bukan Sekadar Pencipta Lagu dan Pemain Kacapi, Lebih dari itu Ia adalah Wujud dari Semangat Eksplorasi

    Haji Raden Tubagus Koko Koswara, atau yang akrab dikenal sebagai Mang Koko, lahir di Indihiang, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 10 April 1917. Ia merupakan putra tunggal dari pasangan Siti Hasanah dan Muhammad Ibrahim Sumarta, keturunan Sultan Banten sekaligus juru mamaos Ciawian dan Cianjuran. Dari ayahnya, Mang Koko kecil belajar seni tembang Sunda bukan melalui notasi,…

  • Komposisi Musik Apakah Harus Selalu Berujung Menjadi Sebuah “Lagu”?

    Selama ini, kata komposisi dalam musik sering diasosiasikan dengan bentuk akhir berupa “lagu” yakni karya musik dengan struktur yang terukur (intro, bait, reff, dst.), memiliki lirik, melodi utama, harmoni, dan durasi yang relatif tetap. Dalam paradigma musik populer, selesainya sebuah komposisi biasanya berindikasi bahwa karya itu bisa dimainkan, direkam, atau dinyanyikan. Namun, pandangan ini membatasi…

  • Bandung dalam Lintasan Album Kompilasi “Those Shocking Shaking Days”

    Those Shocking, Shaking Days: Indonesian Hard, Psychedelic, Progressive Rock and Funk 1970–1978 adalah album kompilasi yang dirilis oleh label Amerika Serikat Now-Again Records pada tahun 2011. Album ini berisi 20 lagu dari berbagai band Indonesia era 1970-an, menyoroti masa keemasan musik bawah tanah yang sarat dengan nuansa rock keras, progresif, psikedelik, dan funk, di tengah situasi politik…

  • Harry Roesli: Musik, Perlawanan, dan Bandung

    Bandung, dekade 1970an. Di tengah jalan-jalan yang dipenuhi aroma bensin, mahasiswa berambut gondrong, dan semangat protes yang belum padam, seorang pemuda bernama Djauhar Zaharsjah Fachrudin Roesli atau yang dikenal dengan nama Harry Roesli melangkah dengan langkah yang tidak biasa. Ia datang dari keluarga terhormat ayahnya seorang perwira tinggi militer, kakeknya sastrawan legendaris “Sitti Nurbaya” Marah Roesli,…

  • Bandung Eksplorasi: Menembus Batas, Menyusun Ulang Peta Eksperimen Seni

    Bandung selalu menjadi kota yang hidup dari denyut eksplorasi dan eksperimentasi. Dari masa ke masa, kota ini melahirkan gerakan-gerakan seni yang tidak hanya merefleksikan zamannya, tetapi juga memicu cara berpikir baru tentang apa itu seni, siapa yang berhak berbicara melalui seni, dan bagaimana seni dapat membentuk cara kita memahami dunia. Jejak itu dapat ditelusuri dari…