• Apakah Karya Seni yang Agung Selalu Lahir dari Penderitaan sang Seniman?

    Selama ini kita akrab dengan narasi bahwa karya seni yang “agung” hampir selalu lahir dari penderitaan. Kisah seniman yang hidup sengsara, terasing, miskin, atau mengalami luka batin kerap dijadikan bukti bahwa kesedihan adalah bahan bakar utama kreativitas. Dari Vincent van Gogh hingga musisi blues, dari penyair yang mati muda hingga seniman yang tak sempat menikmati…

  • Mr. Henk: Dedikasi Panjang dalam Pengarsipan Musik Tradisi dan Neo-Tradisi

    Mr. Henk a.k.a Madrotter memiliki nama lengkap Henk Den Toom Jr., seorang warga negara Belanda tepatnya di Rotterdam yang sejak muda telah bersinggungan erat dengan dunia musik. Berdasarkan berbagai catatan daring yang merekam aktivitasnya, Henk telah aktif bermusik sejak akhir 1970-an. Pada masa itu, ia terlibat sebagai pemain drum dalam kelompok musik punk sebuah fase…

  • Karawitanologi: Fondasi Konseptual, Nilai, dan Dimensi Keilmuan Karawitan

    Saat ini kajian tentang karawitan berkembang sangat cepat seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan ini tentu menjadi dorongan positif, namun di sisi lain dapat menimbulkan masalah jika tidak berpijak pada identitas karawitan itu sendiri. Karawitan bukan sekadar praktik musikal, tetapi sebuah bidang ilmu yang menyimpan konsep estetika, nilai budaya, serta teknologi yang lahir dari…

  • Apakah Karya Seni Hanya Bermakna Bila Dibaca Melalui Konteks daripada Tekstualitasnya?

    Seni dan Konteks: Pendekatan “Art in Context” Salah satu pendekatan kontemporer terhadap studi seni menekankan pentingnya konteks historis, sosial, budaya dalam penciptaan dan apresiasi karya seni. Dalam artikel berjudul Art in context: A multi-level analysis of art (2025), Louis Busch mengembangkan analisis multi-level berdasarkan “functional contextualism,” yang memandang seni tidak hanya sebagai bentuk estetis, tetapi…

  • Gugum Gumbira dan Jaipongan: Keberanian Menghidupkan Nilai Tradisi dan Upaya Rekonstruksi Estetika Tari Sunda

    Gugum Gumbira Tirasondjaja lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 April 1945. Ia tidak hanya dipandang sebagai koreografer pencipta Jaipongan, tetapi juga sebagai peneliti budaya yang melakukan pengamatan lapangan, dokumentasi, dan rekontekstualisasi seni rakyat Sunda ke dalam ranah pertunjukan modern. Sejak kecil ia sudah terpapar seni tradisi, di usia tujuh tahun ia belajar pencak silat…

  • Apakah Eksplorasi Tari Hanya Terbatas pada Gerak, Ruang, dan Waktu?

    Dalam wacana seni pertunjukan, terutama seni tari dan drama, istilah eksplorasi sering dikaitkan dengan tiga aspek fundamental yaitu gerak, ruang, dan waktu. Ketiganya memang menjadi pilar utama yang menopang struktur komposisi dalam karya tari maupun teater fisik. Namun, seiring berkembangnya praktik artistik dan pemikiran performatif, muncul pertanyaan besar tentang apakah eksplorasi tari hanya terbatas pada…

  • Swara Koswara Sukses Gelar Kembali Karya ‘Kanca Indihiang’ dengan Wajah Baru setelah 80 Tahun Diciptakan

    Pagelaran Swara Koswara, yang diselenggarakan pada 21 November 2025 di Plaza FPSD UPI Bandung dan dikelola oleh mahasiswa Pendidikan Seni Musik UPI angkatan 2025 bersama Himpunan Mahasiswa Pendidikan Seni Musik UPI, menjadi sebuah peristiwa sekaligus penanda sejarah baru mengenai bagaimana karya-karya sekar jenaka Kanca Indihiang dapat dihadirkan kembali. Terlebih, penyajiannya melalui kemasan musikal baru dengan bentuk…

  • Sekar Jenaka & Wanda Anyar-an: Bentuk Karya Inovatif yang Bertransformasi Menjadi Karya Tradisi

    Dalam khazanah karawitan Sunda, kiprah kreatif Koko Koswara (Mang Koko) menandai sebuah fase penting ketika inovasi musikal tidak hanya menghasilkan bentuk artistik baru, tetapi juga bertransformasi menjadi tradisi yang mendapat legitimasi sosial. Fenomena sekar jenaka dan wanda anyaran menjadi dua representasi utama dari proses tersebut. Untuk membaca transformasi ini secara akademik, diperlukan kerangka teoretis tentang hubungan antara…

  • Menelaah Kausalitas Antara Komposer, Komposisi, dan Musisi

    Kausalitas merupakan prinsip dasar yang menyatakan bahwa setiap peristiwa atau fenomena terjadi karena adanya hubungan sebab dan akibat. Dalam tradisi filsafat, konsep ini digunakan untuk menjelaskan bagaimana sesuatu dapat muncul, berubah, atau memiliki makna melalui rangkaian penyebab yang saling terkait, tidak hanya menyoroti penyebab pertama, tetapi juga bagaimana setiap unsur dalam suatu sistem memengaruhi keseluruhan…

  • Otto Sidharta dan Jejak Eksperimen Musik Elektronik Nusantara

    Dalam sejarah perkembangan musik elektronik Indonesia, nama Otto Sidharta menempati posisi yang istimewa dan fundamental. Ia bukan hanya dikenal sebagai salah satu pionir dalam bidang ini, tetapi juga sebagai komponis yang berhasil mempertemukan teknologi bunyi dengan kesadaran etnografis dan spiritualitas Nusantara. Lahir di Bandung pada 1955, ia adalah Lulusan Institut Kesenian Jakarta dan Sweenlick Conservatorium Amsterdam,…